Kalau dalam satu soal ada beberapa operasi hitung sekaligus (operasi campuran), ada urutan pengerjaan yang harus diikuti supaya hasilnya benar.
1. Urutan Pengerjaan Operasi Campuran
- Kerjakan yang di dalam tanda kurung dulu
- Pangkat dan akar
- Perkalian dan pembagian (dari kiri ke kanan)
- Penjumlahan dan pengurangan (dari kiri ke kanan)
Contoh: 10 + 4 × 2 = 10 + 8 = 18 (perkalian dulu, bukan dari kiri ke kanan)
2. Sifat Komutatif
Urutan bisa ditukar tanpa mengubah hasil (berlaku untuk penjumlahan dan perkalian):
a + b = b + a — contoh: 3 + 5 = 5 + 3 = 8
3. Sifat Asosiatif
Pengelompokan bisa diubah tanpa mengubah hasil:
(a + b) + c = a + (b + c) — contoh: (2+3)+4 = 2+(3+4) = 9
4. Sifat Distributif
a × (b + c) = (a × b) + (a × c)
Contoh: 3 × (4 + 5) = (3×4) + (3×5) = 12 + 15 = 27
Sifat-sifat ini bikin perhitungan yang rumit jadi lebih gampang disederhanakan.