Selain untung dan rugi, aritmetika sosial juga membahas diskon, pajak, dan bunga tunggal yang sering dijumpai dalam transaksi sehari-hari.
1. Diskon (Potongan Harga)
Harga Setelah Diskon = Harga Awal - (Persentase Diskon × Harga Awal)
Contoh: baju harga Rp200.000 diskon 25%.
Potongan = 25% × 200.000 = Rp50.000
Harga setelah diskon = 200.000 - 50.000 = Rp150.000
2. Pajak (PPN)
Harga Setelah Pajak = Harga Awal + (Persentase Pajak × Harga Awal)
Contoh: barang harga Rp100.000 kena PPN 11%.
Pajak = 11% × 100.000 = Rp11.000
Harga setelah pajak = 100.000 + 11.000 = Rp111.000
3. Bunga Tunggal
Bunga tunggal dihitung dari modal awal saja, tidak bertambah tiap periode.
Bunga = (Persentase Bunga × Modal × Waktu) / 100
Contoh: tabungan Rp1.000.000 dengan bunga tunggal 5% per tahun selama 3 tahun.
Bunga = (5 × 1.000.000 × 3) / 100 = Rp150.000
Total tabungan = 1.000.000 + 150.000 = Rp1.150.000
Beda diskon dan pajak: diskon mengurangi harga, pajak menambah harga. Bunga tunggal dihitung tetap dari modal awal tiap periode.