Perubahan kimia (reaksi kimia) adalah perubahan pada suatu zat yang menghasilkan zat jenis baru dengan sifat yang berbeda dari zat asalnya.
1. Ciri-ciri Perubahan Kimia
- Terbentuk zat baru dengan sifat berbeda dari zat asal
- Umumnya bersifat irreversibel (sulit atau tidak bisa dikembalikan ke zat semula)
- Disertai perubahan energi, biasanya berupa pelepasan atau penyerapan kalor
2. Tanda-tanda Terjadinya Reaksi Kimia
- Perubahan warna, contoh besi berkarat berubah warna jadi cokelat kemerahan
- Terbentuknya gas, contoh gelembung gas saat soda kue dicampur cuka
- Terbentuknya endapan, contoh air kapur yang ditiup napas jadi keruh
- Perubahan suhu, contoh kapur tohor yang disiram air jadi panas
3. Contoh Perubahan Kimia
- Kayu dibakar menjadi arang dan abu
- Besi berkarat karena bereaksi dengan oksigen dan air
- Nasi menjadi basi karena fermentasi oleh mikroorganisme
- Petasan/kembang api meledak menghasilkan cahaya dan gas
4. Beda dari Perubahan Fisika
Setelah kayu dibakar jadi abu, abu itu tidak bisa diubah kembali jadi kayu — berbeda dengan es yang bisa mencair lalu membeku lagi. Sifat sulit-kembalinya ini jadi penanda utama sebuah perubahan tergolong perubahan kimia.
Memahami tanda-tanda reaksi kimia membantu mengenali kapan suatu proses menghasilkan zat baru, bukan cuma mengubah bentuk zat yang sama.