Kelarutan suatu senyawa bisa berubah kalau ada penambahan ion senama atau perubahan pH larutan.
1. Efek Ion Senama
Penambahan ion yang sama dengan salah satu ion penyusun senyawa sukar larut akan MENURUNKAN kelarutan senyawa tersebut (menggeser kesetimbangan ke arah pengendapan, sesuai Asas Le Chatelier).
2. Contoh Soal Ion Senama
Kelarutan AgCl (Ksp=1,6×10-10) dalam air murni vs dalam larutan NaCl 0,01 M.
Dalam air murni: s = √Ksp = 1,26×10-5 M
Dalam larutan NaCl 0,01M: [Cl-] sudah ada 0,01M dari NaCl, maka [Ag+][Cl-]=Ksp → s(0,01)=1,6×10-10 → s=1,6×10-8 M (lebih kecil dari sebelumnya)
3. Pengaruh pH terhadap Kelarutan Basa/Hidroksida
Senyawa hidroksida logam [M(OH)n] kelarutannya dipengaruhi pH: makin basa (pH tinggi, [OH-] tinggi), kelarutan hidroksida makin KECIL (ion senama OH-).
4. Pengaruh pH terhadap Kelarutan Garam dari Asam Lemah
Sebaliknya, garam dari asam lemah (misal karbonat, fosfat) makin larut di kondisi asam, karena anionnya bereaksi dengan H+ membentuk asam lemahnya (mengurangi konsentrasi ion pengendap).
5. Aplikasi
Prinsip ini dipakai dalam analisis kimia buat memisahkan campuran ion logam lewat pengendapan selektif berdasarkan perbedaan Ksp dan pengaturan pH.
Memahami kedua efek ini penting buat memprediksi dan mengontrol proses pengendapan dalam berbagai aplikasi kimia analitik.