Benzena (C6H6) adalah senyawa hidrokarbon siklik dengan struktur khas yang jadi dasar golongan besar senyawa aromatik, banyak dipakai jadi bahan baku plastik, obat, dan pewarna.
1. Struktur Benzena
Benzena terdiri dari 6 atom karbon membentuk cincin segi enam, dengan ikatan antar karbon yang setara (bukan selang-seling tunggal-rangkap seperti digambarkan Kekule dulu, tapi delokalisasi elektron π di seluruh cincin). Struktur ini membuat benzena stabil dan cenderung sulit mengalami reaksi adisi (beda dengan alkena).
2. Sifat Aromatik
- Planar (datar) dan berbentuk cincin
- Ikatan C-C dalam cincin punya panjang sama, di antara ikatan tunggal dan rangkap
- Stabil karena delokalisasi elektron π, lebih cenderung reaksi substitusi daripada adisi
3. Tata Nama Benzena Tersubstitusi
Kalau benzena punya 1 substituen, namanya cukup [substituen]benzena, contoh: klorobenzena, nitrobenzena, toluena (metilbenzena).
Kalau 2 substituen, posisinya ditandai:
- orto (o-): posisi 1,2 (bersebelahan)
- meta (m-): posisi 1,3
- para (p-): posisi 1,4 (berseberangan)
Contoh: o-diklorobenzena, p-nitrotoluena.
4. Contoh Turunan Benzena Umum
| Nama | Rumus/Ciri | Kegunaan |
|---|---|---|
| Toluena | C6H5-CH3 | Pelarut, bahan baku TNT |
| Fenol | C6H5-OH | Antiseptik, bahan baku resin |
| Anilin | C6H5-NH2 | Bahan baku pewarna |
| Asam benzoat | C6H5-COOH | Pengawet makanan |
Setelah paham struktur dan penamaan, langkah berikut mengenal sifat fisik-kimia dan kegunaan tiap turunan benzena secara lebih spesifik.