Koloid punya sifat-sifat khas yang membedakannya dari larutan sejati, dan bisa dibuat lewat dua pendekatan utama.
1. Efek Tyndall
Partikel koloid mampu menghamburkan cahaya yang melewatinya, terlihat sebagai jalur cahaya (contoh: sorot lampu mobil di malam berkabut). Larutan sejati tidak menunjukkan efek ini.
2. Gerak Brown
Gerak zig-zag partikel koloid akibat tumbukan terus-menerus dengan molekul medium pendispersi, membuat partikel koloid tetap tersebar (tidak mengendap).
3. Adsorpsi
Kemampuan partikel koloid menyerap ion/zat lain di permukaannya, dipakai misalnya pada norit (karbon aktif) buat menyerap racun.
4. Cara Pembuatan Koloid: Kondensasi
Menggabungkan partikel-partikel kecil (larutan) jadi partikel koloid yang lebih besar, lewat reaksi kimia (redoks, hidrolisis, dekomposisi rangkap).
5. Cara Pembuatan Koloid: Dispersi
Memecah partikel besar (suspensi) jadi partikel koloid yang lebih kecil, lewat cara mekanik (penggerusan), peptisasi, atau busur Bredig.
Kombinasi sifat unik dan metode pembuatan ini menjelaskan kenapa koloid banyak diaplikasikan dalam industri makanan, kosmetik, dan farmasi.