Bilangan oksidasi (biloks) adalah nilai yang menunjukkan tingkat oksidasi suatu atom dalam senyawa atau ion, dipakai buat mengidentifikasi reaksi redoks secara sistematis.
1. Aturan Dasar Bilangan Oksidasi
- Biloks unsur bebas (belum berikatan) = 0, contoh: Fe, O2, N2
- Biloks ion monoatomik = muatan ionnya, contoh: biloks Na+ = +1
- Biloks H dalam senyawa = +1 (kecuali pada hidrida logam, biloks H = -1)
- Biloks O dalam senyawa = -2 (kecuali pada peroksida, biloks O = -1)
- Jumlah biloks semua atom dalam senyawa netral = 0
- Jumlah biloks semua atom dalam ion poliatomik = muatan ion tersebut
2. Contoh Soal 1
Tentukan biloks Mn dalam KMnO4
K=+1, O=-2 (×4=-8). Jumlah total = 0
+1 + Mn + (-8) = 0 → Mn = +7
3. Contoh Soal 2
Tentukan biloks S dalam ion SO42-
O=-2 (×4=-8). Jumlah total = -2 (muatan ion)
S + (-8) = -2 → S = +6
4. Bilangan Oksidasi dan Redoks
Oksidasi: biloks naik (kehilangan elektron). Reduksi: biloks turun (menerima elektron).
Aturan bilangan oksidasi ini jadi alat penting buat menganalisis dan menyetarakan reaksi redoks yang lebih kompleks.