Aturan Penentuan Bilangan Oksidasi

๐Ÿงช Kimia Kelas 10
← Semua Materi Kimia

Bilangan oksidasi (biloks) adalah nilai yang menunjukkan tingkat oksidasi suatu atom dalam senyawa atau ion, dipakai buat mengidentifikasi reaksi redoks secara sistematis.

1. Aturan Dasar Bilangan Oksidasi

  • Biloks unsur bebas (belum berikatan) = 0, contoh: Fe, O2, N2
  • Biloks ion monoatomik = muatan ionnya, contoh: biloks Na+ = +1
  • Biloks H dalam senyawa = +1 (kecuali pada hidrida logam, biloks H = -1)
  • Biloks O dalam senyawa = -2 (kecuali pada peroksida, biloks O = -1)
  • Jumlah biloks semua atom dalam senyawa netral = 0
  • Jumlah biloks semua atom dalam ion poliatomik = muatan ion tersebut

2. Contoh Soal 1

Tentukan biloks Mn dalam KMnO4

K=+1, O=-2 (×4=-8). Jumlah total = 0

+1 + Mn + (-8) = 0 → Mn = +7

3. Contoh Soal 2

Tentukan biloks S dalam ion SO42-

O=-2 (×4=-8). Jumlah total = -2 (muatan ion)

S + (-8) = -2 → S = +6

4. Bilangan Oksidasi dan Redoks

Oksidasi: biloks naik (kehilangan elektron). Reduksi: biloks turun (menerima elektron).

Aturan bilangan oksidasi ini jadi alat penting buat menganalisis dan menyetarakan reaksi redoks yang lebih kompleks.

Udah paham materinya? Lanjut latihan soal Bilangan Oksidasi bareng Ganesh.

Latihan Soal Bilangan Oksidasi