Difraksi dan polarisasi adalah dua fenomena lain yang membuktikan sifat gelombang cahaya, selain interferensi.
1. Difraksi Cahaya
Pembelokan/penyebaran cahaya saat melewati celah sempit atau tepi penghalang, menghasilkan pola gelap-terang mirip interferensi.
2. Kisi Difraksi
Alat dengan banyak celah sempit sejajar, dipakai buat menganalisis spektrum cahaya secara presisi.
d sinθ = nλ
d = 1/N (N = jumlah garis kisi per satuan panjang)
3. Contoh Soal Kisi Difraksi
Kisi dengan 5000 garis/cm disinari cahaya λ=500 nm. Tentukan sudut difraksi orde pertama.
d = 1/5000 cm = 2×10-4 cm = 2×10-6 m
sinθ = nλ/d = (1)(500×10-9)/(2×10-6) = 0,25 → θ=14,5°
4. Polarisasi Cahaya
Cahaya alami bergetar ke segala arah tegak lurus arah rambatnya. Polarisasi membatasi getaran itu jadi satu arah saja lewat filter polarisator.
5. Cara Menghasilkan Cahaya Terpolarisasi
- Absorpsi selektif: pakai filter polaroid
- Pemantulan: cahaya pantul dari permukaan pada sudut tertentu (sudut Brewster)
- Pembiasan ganda: pakai kristal tertentu seperti kalsit
Polarisasi banyak diaplikasikan pada kacamata hitam dan layar LCD buat mengurangi silau/pantulan cahaya.