Hukum Newton menjelaskan hubungan antara gaya, massa, dan gerak suatu benda, jadi dasar mekanika klasik.
1. Hukum I Newton (Hukum Kelembaman)
"Benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan kalau resultan gaya yang bekerja padanya sama dengan nol."
ΣF = 0
Contoh: penumpang terdorong ke depan saat mobil direm mendadak (kelembaman tubuh mempertahankan gerak).
2. Hukum II Newton
"Percepatan suatu benda sebanding dengan resultan gaya dan berbanding terbalik dengan massanya."
F = m × a
3. Contoh Soal Hukum II
Benda bermassa 5 kg didorong dengan gaya 20 N. Tentukan percepatannya.
a = F/m = 20/5 = 4 m/s2
4. Hukum III Newton (Aksi-Reaksi)
"Setiap gaya aksi selalu menimbulkan gaya reaksi yang sama besar tapi berlawanan arah."
Faksi = -Freaksi
Contoh: saat mendayung perahu, dayung mendorong air ke belakang (aksi), air mendorong perahu ke depan (reaksi).
5. Ciri Khusus Gaya Aksi-Reaksi
Gaya aksi dan reaksi bekerja pada dua benda berbeda (bukan saling meniadakan), sama besar, segaris kerja, tapi berlawanan arah.
Ketiga hukum Newton ini jadi fondasi utama dalam menganalisis semua jenis gerak benda akibat gaya.