Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan (glukosa) oleh tumbuhan hijau menggunakan energi cahaya matahari.
1. Reaksi Fotosintesis
Berlangsung di kloroplas (terutama pada daun), fotosintesis mengubah air dan karbon dioksida jadi glukosa dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari dan klorofil, dirumuskan: 6CO2 + 6H2O + cahaya → C6H12O6 + 6O2.
2. Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis
- Intensitas cahaya: makin terang (sampai batas tertentu), fotosintesis makin cepat
- Kadar karbon dioksida: makin banyak CO2 tersedia, fotosintesis makin cepat
- Suhu: fotosintesis optimal pada suhu tertentu, terlalu panas/dingin bisa menghambatnya
- Kadar air: kekurangan air akan menghambat proses fotosintesis
3. Percobaan Ingenhousz
Percobaan Ingenhousz membuktikan fotosintesis menghasilkan oksigen, dengan mengamati gelembung gas yang muncul dari tanaman air (misalnya Hydrilla) yang direndam dalam corong terbalik di bawah sinar matahari. Semakin terang cahaya, semakin banyak gelembung yang terbentuk.
4. Percobaan Sachs
Percobaan Sachs membuktikan fotosintesis menghasilkan amilum (zat tepung), dengan menutup sebagian daun memakai kertas timah, lalu setelah beberapa hari daun direbus dan ditetesi larutan iodin. Bagian daun yang terkena cahaya (tidak tertutup) berubah warna jadi biru-kehitaman (tanda ada amilum), sedangkan bagian yang tertutup tidak berubah warna.
Kedua percobaan klasik ini menjadi bukti ilmiah bahwa fotosintesis benar-benar menghasilkan oksigen dan zat tepung (glukosa yang disimpan) pada tumbuhan.