Efek Doppler menjelaskan perubahan frekuensi bunyi yang terdengar akibat gerak relatif antara sumber bunyi dan pendengar.
1. Rumus Efek Doppler
fp = fs × (v ± vp)/(v ± vs)
fp=frekuensi didengar, fs=frekuensi sumber, v=cepat rambat bunyi, vp=kecepatan pendengar, vs=kecepatan sumber.
2. Aturan Tanda
Tanda (+) dipakai kalau pendengar/sumber saling MENDEKAT (frekuensi terdengar lebih tinggi), tanda (-) kalau saling MENJAUH (frekuensi terdengar lebih rendah).
3. Contoh Soal
Ambulans (fs=800 Hz) bergerak mendekati pendengar diam dengan kecepatan 20 m/s (v bunyi=340 m/s). Tentukan frekuensi yang didengar.
fp = 800 × (340+0)/(340-20) = 800 × 340/320 = 850 Hz
4. Intensitas Bunyi
I = P/A
P = daya sumber bunyi, A = luas permukaan bola (4πr2). Makin jauh dari sumber, intensitas makin kecil.
5. Taraf Intensitas Bunyi (TI)
TI = 10 log(I/I0)
I0 = intensitas ambang pendengaran (10-12 W/m2), satuan TI adalah desibel (dB).
Efek Doppler dan intensitas bunyi ini menjelaskan fenomena umum seperti perubahan nada sirine dan tingkat kebisingan suara.